Kamis, 28 Mei 2009

PENGHIMPUNAN DAN PENYALURAN DAA PADA BANK

Penghimpunan Dana
Kegiatan utama dari kegiatan bank adalah penghimpunan dan penyaluran daaa. Penyaluran dana dengan tujuan memperoleh penerimaan akan dapat dilakukan apabila dana telah dihimpun. Penghimpunan dana dari masyarakat perlu dengan cara-cara tertentu sehingga efisien dan dapat disesuaikan denan rencana penggunaan dana tersebut. Keberhasilan suatu Bank dalam memenuhi maksud itu dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain:
Kepercayaan masyarakat pada bank yang bersangkutan
Perkiraan tingkat pendapata
Risiko penyimpanan dana
Pelayaan yang diberikan oleh bank kepada penyimpan dana

Sumber Penghimpunan Dana
Pada asarnya suatu bank mempuntyai empat alternative untuk peghimpunan dana untuk keperluan usahanya, yaitu:
Dana sendiri
Dana deposan
Dana pinjaman
Sumber dana lain

Penggunaan atau Penyaluran Dana
Dana yang dihimpun oleh bank justru akan menjadi beban apabila dibiarkan begitu saja tanpa ada usaha alokasi untuk tujuan-tujuan yang produktif.
Pertimbangan Penyaluran Dana
Sebelum bank memutuskan untuk memilih suatu bentuk aktiva tertentu dalam pengalokasian dana yang berhasil dihimpun, banyak hal yang harus dipertimbangkan. Terdapat tiga hal utama yang menjadi perhatian bank, ketiga hal tersebut yakni: risiko, hasil dan jangka waktu.

Alternatif Penyaluran Dana
Secara lebih rinci, alokasi dari dana yang telah berhasil dihimpun oleh bank dapat dalam bentuk, antara lain:
Cadangan primer (primary reserves)
Cadangan sekunder

KebijakanPenghimpuan dan Penyaluran Dana
Kebijakan-kebijakan dalam penghimpunan dan penyaluran dana, antara lain:
Tingkat bunga
Pemgelolaan aktiva dan pasiva
Likuiditas bank
Indikator likuiditas bank

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar